Keris IndonesiaIndonesian Keris
News
Home
About Us
Books on Keris
Sponsorship
News
Shopping Cart
Contact Us
Klik disini untuk Bahasa Indonesia

« back to news

20 December 2005
After wayang two years ago, now keris Indonesia has been announced as one of the World Heritage that must be preserved. UNESCO's announcement in Paris on 25 November 2005 has became an enlightened news for Indonesia.
Written by Jimmy S Harianto
(KOMPAS Newspaper, Tuesday, 20 December 2005, page 1 and 15)
in Bahasa Indonesia
.

Keris, seperti juga teater Kabuki dari Jepang, pentas tradisional India - Ramlila yang mengetengahkan epik Ramayana-Samba dari Brasil, Mak Yong dari Melayu, "Masih hidup dan dihayati, tradisi masih berlanjut. Berbeda dengan budaya samurai di Jepang yang kini sudah mati," ungkap Direktur Jenderal Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) Koichiro Matsuura, yang ditemui Kompas pekan lalu, beberapa saat setelah menyerahkan sertifikat pengakuan UNESCO itu kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta.

Sebenarnya ada 64 warisan budaya yang diusulkan berbagai negara untuk diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO tahun ini. Akan tetapi, setelah melalui penilaian para juri yang bersidang pada 20-24 November 2005 dengan ketua Putri Basma binti Talal dari Jordania, hanya 43 yang diakui sebagai warisan budaya oral serta nonbendawi manusia (intangible cultural heritage of humanity).

Sementara mahakarya (masterpiece) yang diakui UNESCO tahun 2001 serta tahun 2003 termasuk wayang, jumlahnya 47. Maka, total mahakarya warisan budaya dunia yang diakui 90.

"Proklamasi yang ketiga kali ini kemungkinan adalah yang terakhir." Konvensi akan segera dilaksanakan segera setelah 30 negara memiliki instrumen ratifikasi dan disetujui, seperti yang sudah dilakukan 26 negara sebelumnya," ungkap Matsuura.

"Lewat momentum penghargaan UNESCO ini mestinya kita menata kembali pandangan tentang keris," ungkap Ir Haryono Haryoguritno, pakar keris yang memimpin tim riset pustaka dan lapangan juga berdiskusi selama setahun sejak Agustus 2004.

 

Copyright © 2006 PT. Indonesia Kebanggaanku. All Rights Reserved.Design and Hosting by IXTEK.